Rakor Dengan Instansi Terkait Sosialsiasikan Hasil Mutarlih Periode Februari

  • 08 Maret 2021
  • 16:50 WITA
berita_213103100347_RakorDenganInstansiTerkaitSosialsiasikanHasilMutarlihPeriodeFebruari.jpg

Dalam rangka menyediakan informasi yang akurat mengenai data pemilih, KPU Kabupaten Gianyar kembali mengundang instansi terkait dalam rapat koordinasi, Senin, 8 /3/2021. Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Gianyar, I Putu Agus Tirta Suguna, bersama seluruh anggota KPU Kabupaten Gianyar, dihadiri oleh Ketua Bawaslu, pimpinan partai politik, Kasat Intel Polres Gianyar, Kodim 1616 Gianyar, Kesbangpol, Kominfo, dan Dinas Dukcapil.

Ketua KPU Gianyar dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh peserta tentang sejumlah informasi mengenai Pemilu yang kemungkinan retap dilaksanakan serentak tahun 2024. Untuk itu seluruh instansi terkait, terutama Partai politik agar dapat mempersiapkan diri dari sekarang terutama dari segi pemahaman regulasi, kepengurusan, kantor maupun anggotanya sehingga dapat terus terupdate.

Sementara itu anggota KPU Gianyar divisi program, data dan informasi AA Gede Agung Eka Putra memaparkan program terkait sinkronisasi data pemilih supaya data yang dihasilkan valid, akurat dan terkini. Koordinasi secara terus menerus dibarengi dengan sosialisasi perlu  ditingkatkan agar tidak terjadi kesalahan informasi mengenai siapa yang berhak dimasukkan ke dalam data pemilih, siapa yang dicoret sesuai ketentuan yang berlaku. Demikian juga dengan anggota Polri/TNI yang sudah purna tugas agar segera didata sehingga tidak ada pemilih yang tercecer.

Bawaslu menanggapi belum masukknya semua data dari desa tentang arus keluar masuk penduduk di 7 kecamatan tentunya harus dijajaki kembali mengenai kendala petugas di desa untuk dicarikan solusi. Menanggapi sejumlah pertanyaan peserta tentang adakah aplikasi yang mempermudah pemutakhiran data pemilih, Agung Eka menyampaikan bahwa ke depan hal tersebut menjadi prioritas utam KPU, mengingat tidak adanya program kerja dari pusat untuk melakukan coklit ataupun sensus. Selain itu dengan adanya aplikasi akan mempermudah perangkat desa mengupdate data pemilih, terkait penduduk keluar, masuk, meninggal, dan sebagainya tentunya sepanjang masyarakat aktif mengurus administrasi kependudukan.

Selanjutnya dibacakan Berita acara hasil pemutakhiran data pemilih bulan Februari yaitu jumlah pemilih  371.220 terdiri dari pemilih laki-laki 184.513, pemilih perempuan 186.707 pemilih.(kr)

Komentar